Wagub Irup HARDIKNAS 2008 Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 12 April 2004 11:54
Bertempat dilapangan Danhil Universitas Negeri Gorontalo UNG (02/04) Wakil Gubernur Ir. Gusnar Ismail,MM bertindak sebagai pembinan upacara, pelaksanaannya pada pagi hari ini dihadiri unsur muspida Provinsi dan Kota dan para siswa-siswi sekolah yang tersebar di Provinsi Gorontalo dan para anggota Korpri dan PGRI.
Bertempat dilapangan Danhil Universitas Negeri Gorontalo UNG (02/04) Wakil Gubernur Ir. Gusnar Ismail,MM bertindak sebagai pembinan upacara, pelaksanaannya pada pagi hari ini dihadiri unsur muspida Provinsi dan Kota dan para siswa-siswi sekolah yang tersebar di Provinsi Gorontalo dan para anggota Korpri dan PGRI.
 
Wakil Gubernur Gorontalo Ir. Gusnar Ismail,MM dalan arahannya pada pelaksanaan kegiatan upacara pendidikan Nasional yang dirangkaikan dengan hari emas seratus tahun kebangkitan Nasional, membacakan sambutan Mentri Pendidikan Nasional R.I Prof. DR. Bambang Sudibyoyang pada intinya dalam sambutan Mentri menekankan pada hakeketnya visi pendidikan nasional terwujutnya sistim pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga Negara Indonesia berkembang menjadi manusia berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan jaman yang berubah.
 
Adapun upaya sebagai program pemerintah lewat langkah-langkahnya yakni
  1. Program bos,
  2. Peningkatat kualitas kompentensi dan sertifikasi pendidik tenaga pendidkan
  3. Penerapan teknologi secara masal untuk I pendidikan dan I adminisrrasi
  4. Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan secara masal
  5. Pealbilitasi pendidikan sarana dan prasarana  secara masal
  6. Repormasi perbukuan secara masal
  7. Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan secara komprehensif
  8. Penguatan tata kelola akuntanbilitas dan citra public pendidikan dengan pendekatan komprehensif
  9. Instensifikasi dan ekstensifikasi informal dan nonformal untuk mengapai layanan pendidikan yang tidak tercapai pada peserta didik yang tidak mendapat pendidikan formal.
 
Sebagaimana capaian yang sekarang ini angka partisipasi murni Sd, Madrasa ibtidaiya, Paket B mencapai 92.52 % dengan keberhasilan wajib belajar 12 tahun, diakhir sambutan wakil Gubernur Gorontalo menyampaikan beberapa hal yakni
 
  1. Dimana jumlah guru yang ada sekarang ini 6190 orang bila dikaitan dengan pola sertifiksi guru maka jumlah ini yang harus kita tuntaskan
  2. Menurut data BPS tahun 2006 masih terdapat kurang lebih 22.369 orang buta aksara ini segera harus kita tuntaskan dan program pemerintah tahun 2009 kita harus bisa menekan dan menyelesaikan sehingga bisa mencapai 10.189 orang bagi seluruh jajaran pendidikan dan pemerintah Provinsi Gorontalo
  3. Memberikan jalan keluar kepada anak didik yang sudah selesai sekolah untuk bisa masuk kedunia kerja melalui usaha-usaha pemberdayaan pemuda yang berbasisi interpreneur yakni usaha elektronik, perbenkelan, menjahit, pembibitan ikan nila
  4. Pemerintah Provinsi baru mampu memberikan tunjangan guru terpencil kepada 1005 orang guru yaitu 600 guru Non PNS dengan insentif Rp.250.000,- perbulan dan guru PNS 405 dengan insentif Rp. 150.000,- perbulan dan kita sadari ini sangat sulit tetapi dengan tekat kita bersama untuk meningkatkan dunia pendidikan hal ini bukan menjadi masalah.
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 08 Juli 2008 16:13